Langsung ke konten utama

Mata Uang Indonesia thn 1946 (seri federal I)

1946 (seri federal I)

Seri Federal I terdiri dari pecahan yang lengkap dimulai dari 5 gulden/roepiah sampai dengan 1000 gulden/roepiah dan mempunyai variasi warna dan nomor seri yang sangat banyak. Semua pecahan kecil 5, 10 dan 25 gulden masing-masing terdiri dari 2 variasi warna sedangkan pecahan besar (50, 100, 500 dan 1000 gulden) hanya terdiri dari 1 macam warna. Semua jenis kecuali pecahan 10 violet, 25 merah, 500 dan 1000 gulden terdiri dari 2 variasi nomor seri. Sehingga total seri ini terdiri dari 10 jenis pecahan dengan 16 variasi nomor seri.


Seri ini mempunyai pengaman yang baik berupa tanda air kisi-kisi yang tersebar di seluruh kertas uang. Walaupun demikian ternyata masih juga ditemukan versi palsunya, terutama untuk pecahan 25 merah dan 1000 gulden.



1. PECAHAN 5 GULDEN/ROEPIAH VIOLET


Terdiri dari dua variasi nomor seri yaitu dua huruf dan tiga huruf.

Federal 5 gulden ungu variasi 2 dan 3 huruf


2. PECAHAN 5 GULDEN/ROEPIAH COKLAT
Juga terdiri dari 2 variasi nomor seri yaitu dua huruf dan tiga huruf,

Federal 5 gulden coklat variasi 2 dan 3 huruf



3. PECAHAN 10 GULDEN/ROEPIAH HIJAU

Terdapat dua variasi nomor seri, dua huruf dan tiga huruf.

Federal 10 gulden hijau variasi 2 dan 3 huruf





4. PECAHAN 10 GULDEN/ROEPIAH VIOLET



Hanya terdiri dari satu variasi nomor seri yaitu 3 huruf saja. Jauh lebih sulit ditemukan dibandingkan jenis yang hijau.


Federal 10 gulden violet



5. PECAHAN 25 GULDEN/ROEPIAH MERAH


Merupakan pecahan tersulit ditemukan setelah pecahan 1000 gulden.

Federal 25 gulden merah


Karena harganya yang cukup mahal, uang ini ditemukan versi palsunya. Sepintas bentuknya mirip tetapi bila diperhatikan dengan teliti tampak bahwa versi yang palsu mempunyai gambar yang kasar dan tidak jelas, selain itu nomor serinya bukan di cetak tetapi di stempel sehingga bentuknya sangat berbeda dengan aslinya. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah tanda airnya, versi palsu tidak mempunyai tanda air tetapi dibuat garis-garis yang dibuat mirip dengan aslinya. 



Federal 25 gulden merah palsu, perhatikan bentuk nomor serinya




6. PECAHAN 25 GULDEN/ROEPIAH HIJAU



Terdiri dari 2 variasi nomor seri yaitu dua huruf dan tiga huruf. 




Federal 25 gulden hijau variasi 2 dan 3 huruf





7. PECAHAN 50 GULDEN/ROEPIAH



Satu-satunya pecahan yang mempunyai gambar yang berbeda ini cukup sulit ditemukan dalam kondisi baik, terdiri dari variasi dua dan tiga huruf. .


Federal 50 gulden variasi 2 dan 3 huruf





8. PECAHAN 100 GULDEN/ROEPIAH



Ketiga pecahan terbesar, 100, 500 dan 1000 gulden bergambar sama yaitu sawah.

Federal 100 gulden variasi 2 dan 3 huruf





9. PECAHAN 500 GULDEN/ROEPIAH



Berwarna merah dan hanya ada satu variasi nomor seri yaitu dua huruf.

Federal 500 gulden





10. PECAHAN 1000 GULDEN/ROEPIAH

Untuk membedakannya dengan pecahan 1000 gulden lainnya, uang ini sering disebut sebagai 1000 gulden sawah. Pecahan terbesar ini mempunyai warna hitam yang paling tidak menarik dan paling jelek bila dibandingkan dengan pecahan2 lainnya, 


Federal 1000 gulden




Versi palsu dari pecahan ini tersebar secara luas dan cukup mudah ditemukan. Cara membedakannya juga mirip dengan pecahan 25 gulden merah yaitu warna dan gambar yang kasar serta nomor seri yang di stempel, bukan di cetak.


Federal 1000 gulden palsu







Selain versi beredarnya, seri federal I ini juga ditemukan versi SPECIMEN nya. 

Federal 50, 100, 500 dan 1000 gulden SPECIMEN



Tambahan untuk seri federal I (1946)



Semua nomor seri uang federal ini terdiri dari 2 atau 3 huruf diikuti oleh 6 angka dan selalu dimulai dengan angka 0 (perhatikan gambar2 di atas), tetapi ternyata ditemukan juga yang dimulai dengan angka 1. Dan menurut para ahli numismatik versi yang dimulai dengan angka 1 ini adalah uang pengganti (replacement) 


Federal 100 gulden pengganti (replacement) dimulai dengan angka 1
.
.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CMPDP 101!! Pengalaman lolos seleksi CMPDP 2017

"The most important investment you can make is in Yourself" - Warren Buffett -  Sebelumnya saya ingin ucapin selamat dan semoga sukses buat kalian yang sudah memutuskan untuk mendaftar seleksi CMPDP 2018 yang berakhir tanggal 9 April lalu.  Sejujurnya, sedikit samar-samar ingatan saya saat pertama kali mengikuti seleksi CMPDP ini tahun 2017. Namun, berhubung program ini masih permulaan dan terhitung sangat baru di kancah pertarungan para pencari kerja di Indonesia (masih asing ditelinga). Hari ini, saya terdorong untuk sharing dan semoga menjadi tambahan referensi bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut tentang program ini.  Awal cerita.... Pertama kali saya mendapatkan info tentang CMPDP 2017 adalah dari temen (ehm..teman hidup) saya :D, sebelumnya tidak pernah terbayang dipikiran saya untuk bekerja di industri pasar modal ini, apa lagi sebagai MT di perusahaan regulatornya (SRO: BEI, KPEI, KSEI) - ps. awalnya cuma tau BEI. Satu-satu wawasan ...

10 Penyebab Gigi Kuning yang Tidak Kita Sadari

Jangan salahkan pasta gigi jika gigi Anda masih saja kuning walaupun Anda tak pernah absen menggosok gigi secara rutin. Ada 10 hal berikut yang menyebabkan gigi Anda kuning.   1. Teh Herbal Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah. 2. Obat Mata Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi sali...

Berbagai Macam Cara Nyontek..

1. Memory External ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi 2. Hard Disk ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, ...