Langsung ke konten utama

Males Kuliah ? Apa solusinya ?



Malas Kuliah, adalah hal umum yang sering dihadapi mahasiswa dimasa-masa perkuliahannya, baik itu di semester awal perkuliahan bahkan juga di semester akhir, penyakit ini masih melanda mahasiswa, baik yang muda maupun tua, kalangan menengah atas atau juga kalangan menengah bawah. Seperti tidak ada batasan dalam penularan penyakit malas ini..seakan sudah membudaya dan mendarah daging (sedikit me-lebay,hehe), tapi..eitss….Setiap masalah, pasti ada solusinya

Sebelum kita membahas apa solusi dari masalah ini, alangkah baiknya kita cari tahu terlebih dahulu akar permasalahannya, kira-kira apa yang menyebabkan banyak mahasiswa yang malas dalam menjalankan study kuliahnya. Beragam faktor yang mempengaruhi hal tersebut, antara lain : Ekonomi, Life Style/gaya hidup, dan Bosanterhadap perkuliahan itu sendiri.

Dari segi ekonomi, sering terdapat masalah ketika mahasiswa berpikir “apa gunanya kuliah, jika kita bisa menghasilkan uang tanpa kuliah“. Dengan berfikir demikian, maka banyak mahasiswa yang menghentikan studinya dan langsung memilih untuk bekerja meskipun pekerjaan yang ia geluti tidak sebanding jika ia berhasil menyelesaikan studinya,( terkecuali mereka yang menjadi Pengusaha atau seorang entrepreneur sejati), memang sih, tidak ada salahnya dari hal tersebut tapi ayolah guys, apa salahnya jadi entrepreneur sekaligus memiliki pendidikan yang mumpuni, bukankah itu akan memberikan nilai tambah bagi kalian yang serius terjun ke dunia tersebut.

Dari segi gaya hidup, hal ini tidak jadi masalah jika seorang mahasiswa memilki gaya hidup yang sederhana dan bersahaja, rajin menabung, dan tidak sombong, haha….tapi yang jadi masalah adalah jika gaya hidup seorang mahasiswa itu tidak selayaknya seorang mahasiswa , misalnya Suka belanja (meskipun tidak butuh/foya-foya), dan rajin mengelilingi dunia, tipe-tipe mahasiswa yang satu ini contohnya seperti mahasiswa yang sarapan paginya di London, makan siangnya di Hongkong, Makan malamnya di Dubai, dan Tidurnya di Indonesia (contoh lebay-nya), mahasiswa seperti ini merasa lebih senang untuk Traveling/jalan-jalan ketimbang kuliah, sehingga ketika diharuskan untuk berhadapan dengan dosen diruang kelas dan mendengarkan materi kuliah yang membosankan, ia akan lebih suka untuk bermain facebook/googling dengan buku canggihnya yang belakangan disebut dengan nama Tablet PC, ya setidaknya dia tetep konsisten rajin mengelilingi dunia - maya.

Dari segi Rasa Bosan, kalau yang satu ini paling banyak sub faktor yang mempengaruhinya, seperti : Salah Jurusan, Lingkungan yang tidak memadai, Kurang Bergaul/kurang teman, Terlalu lama Kuliah (misal 24 semester) atau karena menjadi mahasiswa KuPu-KuPu (kuliah pulang - Kuliah Pulang), dsbg…


SOLUSINYA :
1. Ubah pola pikirmu,
mulai sekarang anggap Pendidikan itu Penting (minimal nambah panjang namamu), hehe

2. Manajemen waktumu dengan baik,
atur waktumu, kapan belajar, kapan jalan-jalan, kapan belanja, kapan pacaran, kapan kawin (ups), dsbg..

3. liriklah mereka yang tidak seberuntung dirimu,

Ingat seberapa beruntung dirimu, karena berkesempatan untuk menikmati pendidikan hingga ke jenjang perguruan tinggi.

4. Pilih lah Jurusan yang Tepat / sesuai minat,

Jangan sekedar ikut-ikut temen, pacar, oom, tante, nenek, atau apa lah…pilih jurusan yang menurutmu sesuai dengan kamu dan merupakan apa yang kamu minati.

5. Carilah teman yang banyak,

satpam, tukang parkir, dosen, pegawai TU, Dekan, Rektor, jadikan mereka semua temenmu, maka hidupmu akan nyaman di kampus …hahahaha


6. Ikut Organisasi,
ikutlah organisasi-organisasi kampus yang paling kamu minati agar pas kamu kekampus ada sesuatu yang bisa kamu lakukan selain belajar dan ngobrol-ngobrol sama temanmu yang diatas tadi, hehe

tapi ingat, jangan semuanya di ikuti, ntar gak sempet kuliah jadinya..

5. Ingat orang tua guys,

ingatlah wahai teman, siapa yang membuat kita bisa menikmati pendidikan hingga ke perguruan tinggi, siapa memberikan kepercayaannya kepada kita untuk sukses, dan siapa yang memberikan uang bulanan kepada kita (hehe :-P

serius ini, ingatlah perjuangan mereka….~_~

6. Pastikan Tujuan Hidupmu

Pastikan tujuan hidupmu, ingin jadi Presiden, Menteri, CEO, Dokter, Pengacara, Arsitek, dsbg…Maka Kuliah lah

kalo ingin Nikah…maka Pulang lah…(-_-”) >>ngapain baca artikel ini kalo itu tujuannya..


itu aja sih, kalo masih males juga…pulang aja dah, bantu orang tua cari uang, daripada ngabisin uang untuk kuliah, tapi gak pernah masuk….jangan sok jadi dermawan deh, sedekahin kampus tiap semester….hadehhh…(-_-”)…

good luck…(raja)

Komentar

Nobrian mengatakan…
oke...makasi bnyak gan..
Nobrian mengatakan…
fgchbzdrh

Postingan populer dari blog ini

CMPDP 101!! Pengalaman lolos seleksi CMPDP 2017

"The most important investment you can make is in Yourself" - Warren Buffett -  Sebelumnya saya ingin ucapin selamat dan semoga sukses buat kalian yang sudah memutuskan untuk mendaftar seleksi CMPDP 2018 yang berakhir tanggal 9 April lalu.  Sejujurnya, sedikit samar-samar ingatan saya saat pertama kali mengikuti seleksi CMPDP ini tahun 2017. Namun, berhubung program ini masih permulaan dan terhitung sangat baru di kancah pertarungan para pencari kerja di Indonesia (masih asing ditelinga). Hari ini, saya terdorong untuk sharing dan semoga menjadi tambahan referensi bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut tentang program ini.  Awal cerita.... Pertama kali saya mendapatkan info tentang CMPDP 2017 adalah dari temen (ehm..teman hidup) saya :D, sebelumnya tidak pernah terbayang dipikiran saya untuk bekerja di industri pasar modal ini, apa lagi sebagai MT di perusahaan regulatornya (SRO: BEI, KPEI, KSEI) - ps. awalnya cuma tau BEI. Satu-satu wawasan ...

Berbagai Macam Cara Nyontek..

1. Memory External ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi 2. Hard Disk ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, ...

10 Pekerjaan yang Berbahaya Bagi Paru-Paru Anda

Hampir 23.000 pekerja mengidap penyakit yang berhubungan dengan paru-paru di tahun 2008, seperti yang diperkirakan oleh Departemen Tenaga Kerja di Amerika Serikat. Kronisnya, lebih dari 16.000 orang meninggal dari penyakit tersebut setiap tahunnya, seperti yang dikutip dari Health. Tapi sebagian besar jenis penyakit paru-paru dari tempat kerja dapat dicegah, ujar Philip Harber, MD, Profesor sekliagus Kepala Divisi Kerja dan Pengobatan Lingkungan di UCLA. "Langkah-langkah pengendalian yang sederhana tapi nyata dapat mengurangi paparan penyakit dan risikonya," katanya. Berikut 10 profesi yang dapat berisiko bagi kesehatan paru-paru Anda. 1. Konstruksi Pekerja yang menghirup debu di pembongkaran atau renovasi berisiko tinggi terkena kanker paru-paru, mesothelioma, dan Asbestosis; penyakit yang menyebabkan jaringan parut dan kekakuan paru-paru. "Kami mengkhawatirkan pekerja yang sudah bekerja sejak 20 sampai 30 tahun yang lalu," kata Dr Harber. Masa itu adalah ketik...