Langsung ke konten utama

Kisah Tentang Supermoon si Bulan Super

Bersamaan dengan dirilisnya The Avengers yang ceritanya tentang para superhero dunia Marvel. Di langit akan muncul superhero lainnya yang sepertinya seminggu ini jadi pertanyaan dan pembicaraan masyarakat. Supermoon a.k.a si Bulan Super!

Kalau bulannya jadi super apa bedanya dengan bulan yang kita lihat setiap saat? Apa efeknya pada Bumi?

Jawabannya sih… tentu saja tidak ada yang perlu dikuatirkan. Supermoon a.k.a Bulan Super ini bukan jagoannya Bulan dan tidak akan memberi efek apapun pada Bumi. Tidak akan ada bencana kok.



Foto: quatroolho.com.br
Lantas apa itu fenomena Supermoon?

Istilah supermoon sebenarnya bukan istilah yang diberikan oleh para astronom. Istilah supermoon merupakan terminologi yang diberikan oleh para astrolog untuk fenomena ketika Bulan berada di fasa Purnama. Apa bedanya dengan fasa Purnama lainnya?

Supermoon terjadi ketika Bulan berada dalam fase purnama. Dan tidak hanya itu, Bulan Purnama tersebut haruslah bersamaan dengan posisi Bulan yang sedang berada pada jarak terdekat dengan Bumi atau sedang di titik perigee.

Bulan purnama merupakan fenomena yang terjadi setiap bulan. Dan tentunya dalam peredaran mengitari Bumi, Bulan akan selalui melalui titik perigee ketika ia berada paling dekat dengan Bumi (ingat bentuk lintasan itu ellips jadi ada saat ketika ia berada paling dekat dan paling jauh dari Bumi).

Tapi, ketika Bulan berada di titik perigee, ia tidak berada di jarak yang tepat sama dari tahun ke tahun. Ada variasi posisi perigee yang dilalui Bulan di sepanjang tahun.

Ketika Bulan sedang purnama, ia tidak selalu sedang berada pada posisi perigee. Tapi setiap tahun, ada saat ketika Bulan Purnama bertepatan atau sangat dekat dengan posisi Bulan di perigee.

Fenomena inilah yang dikenal sebagai fenomena supermoon di kalangan para astrolog (ingat astrolog dan bukan astronom!).



Perbandingan penampakan Bulan yang diambil dalam rentang 30 jam sebelum supermoon maret 2011.
Kredit : Ramiz Qureshi, Karachi, Pakistan & Universe Today
Di tahun 2012, fenomena supermoon a.k.a Bulan super ini terjadi di bulan Mei ketika Bulan sedang berada di titik terdekat dengan Bumi pada jarak 356.953 kilometer. Yang menarik Bulan mencapai titik perigee pada tanggal 6 Mei jam 10.33 wib dan 2 menit kemudian bulan mencapai fase purnama.

Pada saat itu, bagi pengamat di Bumi yang terbiasa mengamati Bulan mereka akan mendapati Bulan tampak 14% lebih besar dan 30% lebih terang dibanding Bulan Purnama lainnya di tahun 2012. Tapi bagi mereka yang tidak terbiasa mengamati Bulan, maka tidak akan tampak perbedaan apapun.




Bulan Purnama saat di perigee akan tampak lebih besar 14%. kredit: NASA
Apa efeknya? Dalam siklus alamiah, Bulan mempengaruhi terjadinya gaya pasang surut laut di Bumi, dan ketika Bulan 'mendekat', tentulah pengaruh gravitasi Bulan menjadi lebih besar. Tetapi apakah bisa menimbulkan bencana?




Posisi Bumi-Bulan-Matahari dan kaitannya dengan pasang surut. kredit : Boomeria.org
Mari kita sedikit berhitung dengan matematika. Ambil rata-rata jarak Bumi-Bulan 382.900 km, sedangkan pada tanggal 6 Mei 2012, Bumi-Bulan berjarak 356.953 km, atau 'mendekat' sejarak 25.947 km, atau hanya 6,7% lebih dekat dibanding rata-rata.

Dengan jarak cuma 6,7% lebih dekat, tentunya yang terjadi hanya fenomena alami yang memang terjadi setiap saat. Efek pasang surut yang terjadi juga tidak memberikan perbedaan yang signifikan.

Bahkan meskipun Bulan Purnama terjadi saat berada di titik terdekat dengan Bumi pun, menurut studi geofisika tidak banyak ditemukan dampak signifikan pada keseimbangan energi Bumi.



Bulan purnama 5 Mei 2012. kredit : langitselatan
Kejadian menarik lainnya setelah bulan berada di posisi perigee pada tanggal 6 Mei, pada tanggal 19 Mei, Bulan akan berada pada titik terjauhnya dari Matahari pada jarak 406.500 km dan 2 hari kemudian pada tanggal 21 Mei jam 06.54 wib terjadi Gerhana Matahari Cincin.

Sang gerhana matahari cincin ini akan terjadi ketika Bulan berada pada sisi terjauhnya dan Matahari - Bulan - Bumi sejajar. Karena berada di titik terjauh, piringan Bulan akan 'tampak' lebih kecil sehingga Matahari akan tampak seperti cicin api bagi para pengamat yang beruntung melihat fenomena ini.

Sayangnya, fenomena Gerhana Matahari Cincin 21 Mei tersebut tidak akan dapat dinikmati oleh masyarakat Indonesia.

Sumber :
ivie - langitselatan.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CMPDP 101!! Pengalaman lolos seleksi CMPDP 2017

"The most important investment you can make is in Yourself" - Warren Buffett -  Sebelumnya saya ingin ucapin selamat dan semoga sukses buat kalian yang sudah memutuskan untuk mendaftar seleksi CMPDP 2018 yang berakhir tanggal 9 April lalu.  Sejujurnya, sedikit samar-samar ingatan saya saat pertama kali mengikuti seleksi CMPDP ini tahun 2017. Namun, berhubung program ini masih permulaan dan terhitung sangat baru di kancah pertarungan para pencari kerja di Indonesia (masih asing ditelinga). Hari ini, saya terdorong untuk sharing dan semoga menjadi tambahan referensi bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut tentang program ini.  Awal cerita.... Pertama kali saya mendapatkan info tentang CMPDP 2017 adalah dari temen (ehm..teman hidup) saya :D, sebelumnya tidak pernah terbayang dipikiran saya untuk bekerja di industri pasar modal ini, apa lagi sebagai MT di perusahaan regulatornya (SRO: BEI, KPEI, KSEI) - ps. awalnya cuma tau BEI. Satu-satu wawasan ...

10 Penyebab Gigi Kuning yang Tidak Kita Sadari

Jangan salahkan pasta gigi jika gigi Anda masih saja kuning walaupun Anda tak pernah absen menggosok gigi secara rutin. Ada 10 hal berikut yang menyebabkan gigi Anda kuning.   1. Teh Herbal Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah. 2. Obat Mata Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi sali...

Berbagai Macam Cara Nyontek..

1. Memory External ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi 2. Hard Disk ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, ...