Langsung ke konten utama

7 Kata yang sering disalah artikan

Tidak semua orang Indonesia mengerti dengan sempurna bahasanya sendiri, terutama untuk di forum formal. Kalau untuk bergaul sehari-hari mungkin tidak terlalu masalah. Ini dia Bahasa Indonesia salah kaprah yang sering 'keceplosan' dipake di forum formal:


RUBAH - UBAH


Di kelas pasti kamu pernah diskusi sama teman sekelas atau guru, "Bagian ini harus dirubah."
Apa itu dirubah? Dibuat jadi rubah? Dijadikan rubah?
kita kasih tau, yang benar itu ternyata "ubah", "diubah", atau "mengubah".


ABSEN:


"Eh, nitip absen dong!" salah satu teman kamu pasti pernah bilang ini ke kamu. Itu artinya dia nitip untuk nggak dihadirkan di kelas, soalnya "absen" itu artinya tidak hadir.


ACUH :
Biasanya kata ini digunakan salah kaprah dalam lirik lagu. Di beberapa lagu, kata "acuh" diartikan nggak peduli, padahal "acuh" itu sendiri artinya peduli.
Jadi, kalau nggak peduli jadinya tidak acuh.


SERONOK:
Pernah ada pejabat yang menyinggung soal pakaian, melarang orang untuk berpakaian tidak seronok. "Seronok" itu artinya enak dilihat. Jadi kalau menyuruh orang untuk berpakaian tidak seronok, berarti menyeruh mereka untuk berpakaian yang tidak enak diliat, misalnya: pake baju yang glitter-an sampe bikin sakit mata.


GEMING:
"Diam tak bergeming", itu salah satu contoh kalimat yang kata di dalamnya kurang tepat. "Bergeming" itu artinya diam tidak bergerak. Kalau sudah tau, nanti jangan keceplosan ya..


BILANG: .
sering kali orang berkata :
#eh bilangin aku kalau besok ijin (salah)
#eh sampaikan aku kalau besok ijin (benar)
kata bilang itu sebenarnya untuk di matematika :"bilangan persegi sama kuadrat" ..


JAM
Untuk menunjukkan waktu menggunakan kata "pukul," bukan jam.Jam sendiri digunakan untuk menunjukkan lamanya waktu. Sekarang jam berapa? (salah) Sekarang pukul berapa? (benar) Perjalanannya membutuhkan waktu dua jam (benar)

nyunyu.com

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CMPDP 101!! Pengalaman lolos seleksi CMPDP 2017

"The most important investment you can make is in Yourself" - Warren Buffett -  Sebelumnya saya ingin ucapin selamat dan semoga sukses buat kalian yang sudah memutuskan untuk mendaftar seleksi CMPDP 2018 yang berakhir tanggal 9 April lalu.  Sejujurnya, sedikit samar-samar ingatan saya saat pertama kali mengikuti seleksi CMPDP ini tahun 2017. Namun, berhubung program ini masih permulaan dan terhitung sangat baru di kancah pertarungan para pencari kerja di Indonesia (masih asing ditelinga). Hari ini, saya terdorong untuk sharing dan semoga menjadi tambahan referensi bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut tentang program ini.  Awal cerita.... Pertama kali saya mendapatkan info tentang CMPDP 2017 adalah dari temen (ehm..teman hidup) saya :D, sebelumnya tidak pernah terbayang dipikiran saya untuk bekerja di industri pasar modal ini, apa lagi sebagai MT di perusahaan regulatornya (SRO: BEI, KPEI, KSEI) - ps. awalnya cuma tau BEI. Satu-satu wawasan ...

10 Penyebab Gigi Kuning yang Tidak Kita Sadari

Jangan salahkan pasta gigi jika gigi Anda masih saja kuning walaupun Anda tak pernah absen menggosok gigi secara rutin. Ada 10 hal berikut yang menyebabkan gigi Anda kuning.   1. Teh Herbal Menjaga kelangsingan tubuh serta kesehatan dengan teh herbal menjadi kebiasaan yang umum akhir-akhir ini. Tubuh terasa lebih bugar, dan lebih langsing. Namun, ternyata teh herbal ini membawa efek samping yang buruk bagi gigi. Mereka yang rutin mengonsumsi teh herbal cenderung memiliki gigi kuning. Menanggapi hal ini, para peneliti Jepang, seperti dilansir Dailymail, menyarankan agar para konsumen teh herbal lebih memilih teh hijau. Kandungan katekin di dalam teh hijau dipercaya dapat menekan bakteri pemroduksi asam di gigi, sehingga gigi kuning lebih mudah dicegah. 2. Obat Mata Mungkin Anda bingung, apa hubungan obat tetes mata dengan kuningnya gigi. Namun, obat tetes mata ini memang menjadi salah satu penyebab gigi menjadi kuning. Kandungan kimia dalam obat tetes mata menekan produksi sali...

Berbagai Macam Cara Nyontek..

1. Memory External ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi 2. Hard Disk ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, ...