Langsung ke konten utama

Mata Uang Indonesia Thn 1947 (seri ORI III)

1947 (seri ORI III)


Seri ORI III terdiri dari 7 jenis pecahan dari yang terkecil yaitu 1/2 rupiah sampai dengan yang terbesar yaitu 250 rupiah. Bertanggal Djokjakarta 26 Djuli 1947 dan ditandatangani oleh Mr. A.A. Maramis. Pada seri ini jugalah terdapat salah satu pecahan terlangka dari semua seri ORI yaitu pecahan 100 rupiah Maramis.
.
Pecahan 1/2 rupiah
.
Berwarna merah-orange di bagain depan dan coklat di bagian belakang. Terdapat versi palsunya yang umumnya berwarna hitam walaupun ada juga yang berwarna orange.




Pecahan 1/2 rupiah 1947 ORI III


 
Contoh pecahan 1/2 rupiah 1947 ORI III palsu
.
.
Pecahan 2,5 rupiah
.
Berwarna ungu tua, bernilai jual sekitar 50-100 ribu rupiah perlembar. Juga terdapat versi palsunya yang berwarna merah dan coklat muda. Membedakannya selain dari warna juga perhatikan bentuk nomor serinya.
.

Pecahan 2,5 rupiah 1947 ORI III





Contoh pecahan 2,5 rupiah ORI III versi palsu

Pecahan 25 rupiah
Pecahan ini mirip sekali dengan pecahan 25 rupiah seri ORI II, tetapi nomor serinya tercetak SDX 1 dan warnanya hijau. Banyak sekali ditemukan versi palsunya. 



Pecahan 25 rupiah 1947 ORI III


Contoh variasi palsu dari pecahan 25 rupiah 1947 ORI III

Pecahan 50 rupiah



Pecahan 50 rupiah 1947 ORI III

Pecahan 100 rupiah
Sangat banyak ditemukan versi palsunya dan mungkin lebih banyak daripada aslinya.

Pecahan 100 rupiah 1947 ORI III

Bandingkan dengan versi palsunya, cukup sulit bukan? Apalagi bila tidak ada pembandingnya.

Versi palsu dari pecahan 100 rupiah 1947 ORI III

Pecahan 100 Maramis
.
Disebut demikian karena bentuknya mirip sekali dengan pecahan 100 rupiah Hatta di seri ORI IV, tetapi berbeda tanda tangan. Selain itu perbedaan juga pada warna nomor seri 
.


Pecahan 100 rupiah ORI III Maramis

Pecahan 250 rupiah
.
Pecahan terbesar di seri ORI III.


Pecahan 250 rupiah 1947 ORI III

Kesimpulan dari seri ORI III
1. Terdapat banyak sekali versi palsunya
2. Pecahan 100 rupiah Maramis merupakan salah satu seri ORI termahal setelah pecahan 600 rupiah di seri ORI IV

Komentar

Postingan populer dari blog ini

CMPDP 101!! Pengalaman lolos seleksi CMPDP 2017

"The most important investment you can make is in Yourself" - Warren Buffett -  Sebelumnya saya ingin ucapin selamat dan semoga sukses buat kalian yang sudah memutuskan untuk mendaftar seleksi CMPDP 2018 yang berakhir tanggal 9 April lalu.  Sejujurnya, sedikit samar-samar ingatan saya saat pertama kali mengikuti seleksi CMPDP ini tahun 2017. Namun, berhubung program ini masih permulaan dan terhitung sangat baru di kancah pertarungan para pencari kerja di Indonesia (masih asing ditelinga). Hari ini, saya terdorong untuk sharing dan semoga menjadi tambahan referensi bagi kalian yang ingin tahu lebih lanjut tentang program ini.  Awal cerita.... Pertama kali saya mendapatkan info tentang CMPDP 2017 adalah dari temen (ehm..teman hidup) saya :D, sebelumnya tidak pernah terbayang dipikiran saya untuk bekerja di industri pasar modal ini, apa lagi sebagai MT di perusahaan regulatornya (SRO: BEI, KPEI, KSEI) - ps. awalnya cuma tau BEI. Satu-satu wawasan ...

Berbagai Macam Cara Nyontek..

1. Memory External ini adalah yang paling sering dilakukan & sangat efektif. Menggunakan kertas kecil, sehingga memudahkan saat misi mencontek dilakukan. Cara ini memiliki resiko yg tidak terlalu besar. Mengapa? Kerena dengan ukuran kertas yg kecil, pergerakan saat mencontek tidaklah terlalu membuat guru curiga & juga cukup mudah menghilangkan barang bukti jika guru curiga. Jika guru mulai mencurigai kita, kita bisa langsung meremas" kertas tersebut & membuangnya jauh" atau bisa kita sembunyikan di sepatu/kaos kaki. Namun semua itu haruslah dilakukan dengan sangat cepat & hati". Cara ini tidak disarankan untuk yang duduk di depan karena sangat beresiko tinggi 2. Hard Disk ini sangatlah beresiko tinggi. Tingkat kegagalannya juga besar. Cara ini hanya dipakai oleh pelajar yg malas (malas belajar maupun malas bikin contekan ) & mempunyai nyali tinggi. Cara ini sangat beresiko & mempunyai tingkat kesulitan yg tinggi karena butuh meja berkolong, ...

Misteri Gravity Hill

Di beberapa tempat di dunia, ada wilayah-wilayah yang sepertinya tidak mengikuti aturan hukum gravitasi yang universal. Wilayah ini sering disebut  d engan Gravity  Hill atau Magnetic Hill. Di Gravity Hill, jika kita menghentikan mobil di tengah jalan dan melepas remnya,  maka,  perlahan-lahan mobil tersebut akan bergerak sendiri meluncur ke jalan  yang menanjak.  Jika kita menuangkan air ke tengah jalan, maka air tersebut akan mengalir ke  arah jalan  yang menanjak. Seakan-akan, gravitasi tidak berfungsi di tempat ini. Sedangkan Gravity Hill hanyalah berupa wilayah atau jalan yang panjang,  tidak ada atraksi atau tempat penjualan tiket. Satu-satunya atraksi di  Gravity Hill adalah melihat mobil bergerak ke jalan yang menanjak. Beberapa lokasi atraksi turis yang mirip dengan Mystery Spot antara lain                      adalah St.Ignace di Michigan dan Oregon Vortex di Ore...